Berita UtamaKabupaten Solok

Dari 154 Peserta, 64 Pramuka Solok Lolos Seleksi Jambore Nasional 2026

28
×

Dari 154 Peserta, 64 Pramuka Solok Lolos Seleksi Jambore Nasional 2026

Sebarkan artikel ini
Foto : Peserta seleksi Pramuka Jambore Nasional Kabupaten Solok Kwarcab 0302 (dok istimewa)

Solok, Relasipublik.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) 0302 Gerakan Pramuka Kabupaten Solok menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses penjaringan peserta dengan mengumumkan hasil seleksi tahap awal calon peserta Jambore Nasional 2026. Pengumuman tersebut disampaikan secara terbuka di Kantor Kwarcab 0302 Koto Baru, Kecamatan Kubung,  Jumat (1/5/2026)

Dari total 154 peserta yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 64 Pramuka Penggalang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya. Seleksi ini menjadi langkah strategis dalam menjaring generasi muda terbaik yang akan mewakili Kabupaten Solok di ajang nasional.

Ketua panitia seleksi, Afrizal M Zen, menjelaskan bahwa proses seleksi telah berlangsung sejak 25 April 2026 dengan mengedepankan prinsip objektivitas dan transparansi.

“Hari ini kita mengundang seluruh peserta untuk melihat langsung hasil seleksi. Ini bukan hanya tentang siapa yang lolos, tetapi bagaimana proses ini menjadi pembelajaran bagi semua peserta,” ujarnya.

Menurutnya, tahapan seleksi tidak hanya menilai kemampuan teknis kepramukaan, tetapi juga mencakup aspek sikap, kedisiplinan, kerja sama, serta semangat kebangsaan yang menjadi nilai utama dalam Gerakan Pramuka.

“Kami ingin memastikan bahwa peserta yang terpilih benar-benar siap, tidak hanya dari sisi kemampuan, tetapi juga mental dan karakter, karena mereka akan membawa nama Kabupaten Solok di ajang nasional,” tambahnya.

Sebanyak 64 peserta yang lolos akan mengikuti tahap akhir seleksi yang dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 10 Mei 2026. Tahap ini akan dikemas dalam bentuk kegiatan perkemahan selama tiga hari di halaman Kantor Kwarcab 0302 Pramuka Kabupaten Solok.

Kegiatan tersebut menjadi fase penentu sekaligus ajang penguatan karakter, kemandirian, dan kepemimpinan para peserta sebelum ditetapkan sebagai delegasi resmi ke Jambore Nasional 2026.

Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan proses seleksi. Dukungan dari orang tua, pembina, dan masyarakat dinilai sangat penting dalam membina generasi muda yang berdaya saing dan berintegritas.

“Keberhasilan ini bukan hanya milik peserta, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama dalam membina generasi muda yang unggul,” tutup Afrizal. (A3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *