Kabupaten Tanah Datar

Anak Muda Jangan Cuma Scroll, Harus Jadi Penggerak! Kominfo Tanah Datar Gaungkan Literasi Digital di Radio Luhak Nan Tuo

30
×

Anak Muda Jangan Cuma Scroll, Harus Jadi Penggerak! Kominfo Tanah Datar Gaungkan Literasi Digital di Radio Luhak Nan Tuo

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Di tengah derasnya arus informasi dan masifnya penggunaan media sosial, generasi muda dituntut tidak hanya menjadi penikmat konten digital, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang bertanggung jawab di ruang digital. Pesan itulah yang mengemuka dalam kegiatan literasi digital yang disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanah Datar, Dedi Triwidono, di Radio Luhak Nan Tuo, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam Program Anak Muda-Cozy (Congkow Asik dan Berizy) itu mengangkat tema “Anak Muda: Dari Penikmat Jadi Penggerak Literasi Digital”, sebuah tema yang relevan dengan tantangan generasi muda di era digital saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Triwidono menekankan bahwa perkembangan teknologi informasi telah membuka peluang yang sangat besar bagi generasi muda untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat. Namun di sisi lain, kemajuan digital juga menghadirkan berbagai tantangan seperti hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, hingga penyalahgunaan media sosial.

Menurutnya, anak muda harus menjadi garda terdepan dalam membangun ekosistem digital yang sehat, produktif, dan bertanggung jawab.

“Generasi muda hari ini tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Mereka harus mampu menjadi penggerak literasi digital, menyebarkan informasi yang benar, memanfaatkan teknologi secara bijak, dan menjadi contoh dalam membangun ruang digital yang positif,” ujarnya.

Dedi mengatakan, literasi digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, memahami etika bermedia digital, menjaga keamanan data pribadi, serta mampu memilah informasi yang benar dan bermanfaat.

Ia menilai, tingginya intensitas penggunaan internet di kalangan anak muda harus diimbangi dengan kesadaran akan tanggung jawab digital agar teknologi benar-benar menjadi sarana kemajuan, bukan sebaliknya.

“Jejak digital akan selalu ada. Karena itu setiap unggahan, komentar, maupun informasi yang dibagikan harus dipertimbangkan dengan baik. Anak muda harus menjadi bagian dari solusi, bukan justru menjadi bagian dari masalah di ruang digital,” tegasnya.

Melalui program literasi digital tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanah Datar berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga memiliki karakter, etika, serta kesadaran untuk memanfaatkan teknologi demi hal-hal yang produktif dan bermanfaat.

Sementara itu, Program Anak Muda-Cozy (Congkow Asik dan Berizy) merupakan program bulanan Radio Luhak Nan Tuo yang secara khusus menyasar kalangan generasi muda Tanah Datar. Program yang mengudara setiap awal bulan itu menghadirkan berbagai topik yang dekat dengan kehidupan anak muda, mulai dari pendidikan, kreativitas, kewirausahaan, hingga perkembangan teknologi dan media digital.

Melalui kolaborasi tersebut, Radio Luhak Nan Tuo dan Diskominfo Tanah Datar berharap semangat literasi digital dapat semakin membumi di kalangan generasi muda, sehingga mereka tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi mampu tampil sebagai penggerak perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.

Di era ketika satu unggahan dapat memengaruhi banyak orang, literasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dan dari Tanah Datar, pesan itu digaungkan: anak muda harus berani naik kelas, dari sekadar penikmat menjadi penggerak dunia digital yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *