sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Kwartir Cabang (Kwarcab) 0304 Gerakan Pramuka Kabupaten Tanah Datar langsung bergerak cepat usai terbentuknya kepengurusan baru masa bakti 2026–2031. Melalui rapat koordinasi (rakor) perdana yang digelar di aula eksekutif Kantor Bupati Tanah Datar, Rabu (13/5), jajaran pengurus baru mulai memetakan arah besar pembinaan generasi muda di tengah derasnya tantangan era digital.
Rakor yang dipimpin Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka 0304 Tanah Datar Ahmad Fadly itu menjadi momentum penting untuk menyatukan visi sekaligus mempertegas posisi Gerakan Pramuka sebagai garda pembentukan karakter generasi muda.
Dalam sambutannya, Ahmad Fadly mengapresiasi semangat para pengurus baru dan seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka Tanah Datar yang hadir mengikuti rakor perdana tersebut.
“Rakor hari ini merupakan rapat pertama yang kita laksanakan setelah terbentuknya kepengurusan baru beberapa waktu lalu. Kami sangat mengapresiasi semangat kakak-kakak pengurus baru dan seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka 0304 Kabupaten Tanah Datar untuk hadir menyamakan persepsi demi kemajuan Pramuka Tanah Datar,” ujarnya.
Namun lebih dari sekadar agenda organisasi, rakor ini juga membawa pesan yang lebih besar: Pramuka tidak boleh berjalan di tempat di tengah perubahan zaman yang bergerak sangat cepat.
Ahmad Fadly menegaskan, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membina dan membentuk karakter generasi muda, terutama saat anak-anak dan remaja menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks akibat perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.
“Gerakan Pramuka harus mampu menghasilkan sosok pramuka yang handal sebagai bekal kehidupan di masa depan,” tegasnya.
Menurutnya, era digital menghadirkan tantangan baru yang tidak ringan. Generasi muda saat ini hidup sangat dekat dengan media sosial, teknologi informasi, dan perubahan pola interaksi sosial yang cepat. Karena itu, pembina dan orang tua dituntut lebih serius menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan melalui penguatan Satya dan Darma Pramuka.
Ia menilai, nilai-nilai kepramukaan tetap relevan dan bahkan semakin penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berakhlak, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial tinggi di tengah krisis karakter yang mulai mengkhawatirkan.
“Melalui kegiatan kepramukaan yang menanamkan kewajiban terhadap Tuhan, negara, sesama, dan diri sendiri, akan lahir generasi muda yang memiliki watak, kepribadian, dan budi pekerti yang kuat sebagai penerus bangsa,” jelasnya.
Rakor tersebut juga menjadi forum strategis penyusunan program kerja Kwarcab 0304 Tanah Datar periode 2026–2031. Berbagai agenda besar mulai dibahas, mulai dari prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus baru hingga persiapan menghadapi Jambore Nasional tahun ini.
“Ada beberapa agenda penting yang bisa dijadikan pembahasan kita hari ini, seperti rencana prosesi pelantikan dan pengukuhan kepengurusan periode ini, kemudian juga persiapan menyambut Jambore Nasional tahun ini, serta beberapa hal penting lain untuk menjadikan Pramuka Tanah Datar semakin baik ke depan,” pungkasnya.
Langkah cepat Kwarcab 0304 ini menjadi sinyal bahwa Gerakan Pramuka Tanah Datar tidak ingin hanya menjadi organisasi seremonial. Di tengah tantangan zaman yang semakin keras terhadap mental dan karakter generasi muda, Pramuka didorong tampil sebagai ruang pembinaan yang nyata, progresif, dan relevan bagi masa depan daerah maupun bangsa(d13)












