Kabupaten Tanah Datar

Menag Resmikan Gedung SBSN di UIN Batusangkar: Infrastruktur Dibangun, Taruhannya Kualitas SDM

15
×

Menag Resmikan Gedung SBSN di UIN Batusangkar: Infrastruktur Dibangun, Taruhannya Kualitas SDM

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pemakaian Gedung Kuliah Terpadu di Kampus II UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Selasa (28/4). Peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita itu bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan arah: investasi negara di sektor pendidikan harus berbuah pada kualitas, bukan berhenti di beton dan angka proyek.

Didampingi Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly dan Rektor Delmus Puneri Salim, Menag menegaskan bahwa gedung yang dibiayai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2024 ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional dalam memperkuat fondasi pendidikan tinggi keagamaan.

“Gedung ini harus menjadi pusat aktivitas akademik modern—tempat lahirnya inovasi, bukan sekadar ruang kuliah,” tegas Nasaruddin. Ia mengingatkan, pembangunan infrastruktur tanpa diikuti lompatan kualitas pembelajaran hanya akan melahirkan kemegahan yang hampa.

Menurutnya, skema SBSN bukan sekadar solusi pembiayaan, tetapi wujud komitmen negara dalam menyiapkan generasi unggul yang berakar pada nilai dan akhlak. “Ini bukan hanya soal gedung, tapi tentang masa depan—tentang siapa yang akan kita kirim memimpin bangsa ini,” ujarnya tajam.

Wakil Bupati Ahmad Fadly menyebut kehadiran Menteri Agama sebagai suntikan energi bagi daerah dan kampus. Ia menilai, pembangunan fasilitas ini harus dibaca sebagai langkah strategis dalam mempercepat kualitas sumber daya manusia di Tanah Datar.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi berdaya saing yang tetap berpijak pada nilai keislaman dan budaya Minangkabau,” katanya.

Namun ia juga mengingatkan, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada seremoni. “Momentum ini harus dijaga. Kolaborasi harus nyata, terukur, dan berdampak,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Delmus Puneri Salim menegaskan bahwa kehadiran gedung baru dan kunjungan Menteri Agama menjadi akselerator transformasi kampus. UIN Batusangkar, katanya, tengah bergerak menuju perguruan tinggi unggul dengan memperkuat akademik, infrastruktur, dan tata kelola secara simultan.

“Kami tidak ingin hanya tumbuh secara fisik, tetapi juga secara kualitas dan reputasi. Targetnya jelas: kompetitif di tingkat nasional dan relevan di level global,” ujarnya.

Kuliah umum yang diberikan Menteri Agama dalam rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi ruang refleksi sekaligus arah bagi mahasiswa—bahwa pendidikan Islam ke depan dituntut adaptif, progresif, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai dasar.

Peresmian ini mengirim satu pesan tegas: negara sudah berinvestasi. Kini, kampus ditantang membuktikan—apakah gedung megah ini akan melahirkan lulusan biasa, atau generasi luar biasa(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *