Kabupaten Tanah Datar

Musnag Lawang Mandahiling, Aspirasi Warga Jadi Dasar Arah Pembangunan

52
×

Musnag Lawang Mandahiling, Aspirasi Warga Jadi Dasar Arah Pembangunan

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Pemerintah Nagari Lawang Mandahiling menggelar Musyawarah Nagari (Musnag) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 dan Daftar Usulan (DU) RKP Tahun 2028 di Aula Nagari Lawang Mandahiling, Kamis (11/6).

Musyawarah yang dihadiri unsur pemerintah nagari, BPRN, niniak mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat, pemuda, kader kesehatan dan OPD terkait tersebut menjadi forum strategis dalam menentukan arah pembangunan nagari untuk dua tahun mendatang.

Ketua BPRN Lawang Mandahiling, Yuskal, menegaskan Musnag merupakan wadah penting untuk menghimpun aspirasi masyarakat menjadi program pembangunan yang terukur, partisipatif dan tepat sasaran.

“Musnag bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum untuk memastikan pembangunan nagari berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Seluruh usulan harus berangkat dari kebutuhan riil warga dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan nagari,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Nagari Lawang Mandahiling, Zulfirman, menyampaikan bahwa percepatan penurunan stunting menjadi salah satu fokus utama pembangunan tahun 2027. Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan.

“Program peningkatan gizi, kesehatan ibu dan anak serta sanitasi harus menjadi prioritas agar anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas dan memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.

Selain penanganan stunting, pemerintah nagari juga memprioritaskan peningkatan infrastruktur dasar, penguatan sektor pertanian, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan pelayanan publik serta pengembangan sumber daya manusia.

Pada kesempatan itu, perwakilan Dinas PMDPPKB Kabupaten Tanah Datar, Dodi Prihatin, mengingatkan agar penyusunan RKP Nagari 2027 dan DU RKP 2028 mengacu pada regulasi yang berlaku serta selaras dengan arah pembangunan daerah dan nasional.

Menurutnya, dokumen perencanaan harus disusun berdasarkan data yang akurat, kebutuhan prioritas masyarakat dan program yang realistis serta berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

“Perencanaan yang baik akan menghasilkan pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan dan memiliki peluang lebih besar mendapatkan dukungan program maupun anggaran,” jelasnya.

Musyawarah berlangsung dinamis dengan berbagai usulan yang mengemuka, mulai dari peningkatan jalan lingkungan, pembangunan sarana pertanian, penguatan kelompok usaha masyarakat, peningkatan fasilitas kesehatan dan pendidikan hingga pemberdayaan perempuan dan pemuda.

Melalui Musnag tersebut, diharapkan lahir dokumen perencanaan pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi pedoman pembangunan Nagari Lawang Mandahiling yang lebih maju, mandiri dan sejahtera(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *