Berita

Panen Raya Bersama TMMD, Dari Bulir Padi Menguatkan Ketahanan

18
×

Panen Raya Bersama TMMD, Dari Bulir Padi Menguatkan Ketahanan

Sebarkan artikel ini

Purbalingga, relasipublik — Pagi itu, embun belum sepenuhnya hilang dari ujung daun padi ketika langkah-langkah para petani memenuhi hamparan sawah di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara. Mereka datang membawa sabit, disusul dengan anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga untuk melaksanakan kegiatan panen raya.

Tidak ada sekat antara seragam loreng ataupun pakaian petani, keduanya menyatu dalam satu irama untuk memanen bulir demi bulir padi yang telah menguning.

Sesekali, di antara kesibukan itu terdengar tawa dan obrolan ringan. Di tengah kesederhanaan itu tercipta suasana hangat, kebersamaan tumbuh bukan karena seremoni, melainkan karena kerja nyata yang dilakukan bersama.

Kegiatan panen raya ini, menjadi salah satu rangkaian dalam program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga. Di balik pembangunan infrastruktur yang tengah berjalan, TMMD juga menyentuh sektor yang tidak kalah penting, yakni ketahanan pangan masyarakat desa.

Bagi Khoerul, salah satu petani, panen ini bukan sekedar rutinitas tahunan. Panen selalu menjadi momen yang menentukan, tentang cukup atau tidaknya ketersediaan pangan, tentang keberlanjutan hidup keluarga, dan tentang harapan yang digantungkan pada setiap musim.

“Alhamdulillah, sudah waktunya untuk panen. Ini yang kami selalu nanti-nantikan setelah berbulan-bulan menjaga betul-betul agar padi yang tumbuh itu dalam keadaan baik, semoga hasilnya memuaskan, dan mampu memberikan manfaat bagi banyak orang,” katanya di sela-sela kegiatan, Kamis (30/4/2026).

Kehadiran TNI di tengah sawah pun memberikan makna. Mereka datang tidak hanya membantu, tetapi juga menjadi bagian dari proses itu sendiri.

“Panen raya ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung ketahanan pangan di masyarakat. Karena TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik saja, tetapi bagaimana juga masyarakat bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya, semoga hasil panen kali ini memuaskan,” ujar Kapten Ind Karna, Perwira Pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga.

Di tangan-tangan yang memetik padi hari itu, tersimpan lebih dari sekedar hasil pertanian. Ada keyakinan bahwa desa mampu bertahan dan berkembang dengan kekuatan sendiri, selama kebersamaan terus dijaga.

Saat mentari mulai meninggi, tumpukan pasir pun semakin banyak. Lelah terasa, namun tidak menghapus senyum yang terukir. Karena bagi mereka, setiap bulir padi yang di panen hari ini adalah bagian dari masa depan yang sedang di bangun.

Di Krangean, TMMD tidak hanya meninggalkan jejak pembangunan, tetapi juga menumbuhkan harapan. Harapan yang tumbuh di antara batang padi, menguning bersama musim dan dipetik bersama untuk kehidupan yang lebih baik. (anr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *