Kota Padangpanjang

Pemko dan Tokoh Masyarakat Satukan Langkah Bangun Kota Tangguh Bencana

12
×

Pemko dan Tokoh Masyarakat Satukan Langkah Bangun Kota Tangguh Bencana

Sebarkan artikel ini

PADANG PANJANG, RELASIPUBLIK.COM – Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam upaya membangun kota yang lebih siap menghadapi potensi bencana alam. Komitmen tersebut tercermin dalam pelaksanaan Focus Group Discussion yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, DPRD, akademisi, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, hingga komunitas yang bergerak di bidang kebencanaan.

Wali Kota Hendri Arnis menegaskan bahwa penanganan risiko bencana membutuhkan kerja sama yang kuat dan berkelanjutan dari seluruh pihak.

Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat karena keberhasilan mitigasi sangat bergantung pada keterlibatan warga.

Melalui forum diskusi, peserta membahas berbagai strategi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana yang ada di wilayah Padang Panjang.

Kota yang berada di kawasan rawan gempa tersebut membutuhkan pendekatan yang komprehensif dalam membangun ketangguhan masyarakat.

Selain memperkuat infrastruktur dan sistem peringatan dini, edukasi kepada masyarakat juga menjadi aspek yang sangat penting.

Pemerintah mendorong lahirnya berbagai inovasi yang dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Ketua panitia kegiatan, Eko Susilo, mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun sistem mitigasi yang efektif dan berkelanjutan.

Ia menilai keterlibatan tokoh agama, komunitas, dan organisasi masyarakat akan memperluas jangkauan edukasi kebencanaan kepada warga.

Berbagai rekomendasi yang dihasilkan dalam diskusi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program mitigasi berbasis masyarakat di masa mendatang.

Dengan sinergi yang semakin kuat, Padang Panjang menargetkan terciptanya masyarakat yang lebih siap, tanggap, dan tangguh dalam menghadapi berbagai risiko kebencanaan.(gito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *