sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Penilaian Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 di Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, bukan sekadar agenda rutin tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ajang mengukur sejauh mana gerakan PKK mampu menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan keluarga, pendidikan anak, ketahanan pangan hingga pemberdayaan ekonomi rumah tangga.
Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat melakukan penilaian langsung ke Nagari Paninjauan, Selasa (9/6/2026), untuk melihat implementasi program-program PKK yang selama ini dijalankan oleh kader bersama masyarakat.
Mewakili Bupati Tanah Datar, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan berbasis keluarga.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga oleh kuatnya peran keluarga sebagai fondasi utama kehidupan masyarakat. Dalam konteks itulah, PKK hadir sebagai motor penggerak yang menjembatani berbagai program pembangunan hingga ke tingkat rumah tangga.
“PKK memiliki peran yang sangat strategis, mulai dari tingkat dasawisma, nagari, kecamatan hingga kabupaten. Penilaian ini bukan hanya evaluasi program, tetapi juga momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Abdurrahman menegaskan, selama ini berbagai program PKK telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan keluarga, penguatan ekonomi rumah tangga hingga pelestarian lingkungan.
Karena itu, keberhasilan gerakan PKK tidak semata-mata diukur dari prestasi dalam kompetisi, tetapi dari dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ukuran keberhasilan sesungguhnya adalah ketika program-program PKK mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat ketahanan keluarga,” tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra menekankan bahwa tujuan utama penilaian bukanlah mengejar gelar juara, melainkan memastikan gerakan PKK benar-benar hidup dan memberi manfaat di tengah masyarakat.
Menurutnya, para kader PKK selama ini menjadi ujung tombak dalam menyampaikan berbagai program pembangunan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
“Yang paling penting bukanlah juara. Yang terpenting adalah bagaimana gerakan PKK mampu membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat dan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Lise juga mengangkat isu lingkungan yang kini menjadi perhatian bersama. Ia mengajak masyarakat untuk membiasakan pengelolaan dan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.
Menurutnya, kesadaran mengelola sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi keluarga dan meningkatkan kesuburan lahan pertanian.
“Kalau setiap keluarga mampu mengelola sampahnya sendiri, lingkungan menjadi lebih bersih, pertanian lebih baik, bahkan bisa menjadi sumber tambahan pendapatan keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai TP-PKK Provinsi Sumatera Barat Dianita Maulin Vasko mengatakan penilaian tahun ini dilakukan di seluruh 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat untuk melihat langsung implementasi program PKK di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan gerakan PKK sangat ditentukan oleh kuatnya kolaborasi antara kader, pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah, serta masyarakat.
“Kami ingin melihat langsung bagaimana sinergi yang dibangun antara kader PKK, pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan program pemberdayaan,” katanya.
Ia berharap seluruh program yang dijalankan tidak berhenti pada kegiatan administratif semata, tetapi benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan daerah.
Bagi Tanah Datar, penilaian ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa gerakan PKK bukan hanya hadir sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi telah menjadi kekuatan sosial yang berperan aktif dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Di tengah berbagai tantangan sosial, ekonomi dan lingkungan yang dihadapi masyarakat saat ini, keberadaan kader PKK menjadi salah satu garda terdepan dalam menjaga ketahanan keluarga. Karena dari keluarga yang kuat, lahir masyarakat yang kuat, dan dari masyarakat yang kuat akan terbangun daerah yang maju dan sejahtera(d13)












