Kota Padang

SPMB SD dan SMP Kota Padang Dibuka 22 Juni, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Lagi Sekolah Favorit

21
×

SPMB SD dan SMP Kota Padang Dibuka 22 Juni, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Lagi Sekolah Favorit

Sebarkan artikel ini

Padang, relasipublik – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi mengumumkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pendaftaran akan dibuka mulai 22 Juni 2026.

Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova, mengatakan pelaksanaan SPMB tahun ini mengacu pada jalur penerimaan yang telah ditetapkan sesuai ketentuan. Untuk jenjang SD tersedia tiga jalur penerimaan, yakni domisili, afirmasi, dan mutasi. Sementara untuk jenjang SMP tersedia empat jalur, yaitu domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.

“SPMB Kota Padang tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai pada 22 Juni. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlambat mengikuti tahapan yang telah ditetapkan,” ujar Yopi, Selasa (2/6/2026).

Ia menjelaskan, pendaftaran untuk jenjang SD dilakukan secara langsung di salah satu SD Negeri di Kota Padang. Calon murid diwajibkan mengisi formulir pendaftaran yang dapat diunduh melalui laman resmi SPMB Kota Padang.

Pada jalur domisili, calon murid SD dapat memilih maksimal dua sekolah. Sementara pada jalur afirmasi dan mutasi, peserta dapat memilih sekolah tanpa dibatasi wilayah. Seleksi penerimaan dilakukan berdasarkan persyaratan usia sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, pendaftaran jenjang SMP dilaksanakan secara daring melalui laman https://psb.diknaspadang.id. Setiap calon murid hanya dapat memilih satu jalur pendaftaran dan wajib mengunggah dokumen sesuai persyaratan yang ditentukan.

Khusus untuk jalur prestasi, Disdikbud Kota Padang akan melakukan verifikasi dan kurasi terhadap seluruh dokumen prestasi yang diajukan peserta.

“Prestasi yang digunakan harus benar-benar valid. Baik prestasi akademik maupun nonakademik akan kami kurasi dan verifikasi keabsahannya agar tidak ada sertifikat yang tidak sesuai atau dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Yopi juga menegaskan bahwa seluruh sekolah negeri di Kota Padang memiliki kualitas pendidikan yang baik. Karena itu, masyarakat diminta tidak lagi beranggapan bahwa hanya sekolah tertentu yang menjadi tujuan utama.

“Sebenarnya tidak ada lagi sekolah favorit. Hasil Tes Kemampuan Akademik menunjukkan kemampuan siswa di berbagai sekolah cukup beragam dan merata. Yang terpenting adalah memilih jalur sesuai kondisi masing-masing,” katanya.

Menurut Yopi, jalur domisili diperuntukkan bagi calon murid yang tinggal dekat dengan sekolah tujuan, jalur afirmasi bagi keluarga kurang mampu, jalur prestasi bagi siswa yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik, serta jalur mutasi untuk anak guru dan orang tua yang mengalami perpindahan tugas.

Disdikbud Kota Padang optimistis pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan lancar. Keberhasilan pelaksanaan pada tahun sebelumnya menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas layanan penerimaan murid baru.

“Alhamdulillah pelaksanaan tahun lalu berjalan aman. Masyarakat sudah semakin memahami mekanisme penerimaan murid baru. Mudah-mudahan pada tahun ajaran 2026/2027 ini seluruh proses juga berjalan lancar dan dipahami oleh masyarakat,” ujarnya.

Pendaftaran SPMB SD dan SMP Kota Padang dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 25 Juni 2026 untuk jenjang SD dan 26 Juni 2026 untuk jenjang SMP.

Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, serta mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi SPMB Kota Padang, website Disdikbud Kota Padang, maupun layanan helpdesk yang telah disediakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *