Kabupaten Solok

198 CJH Kabupaten Solok 2026 Resmi Dilepas, Bupati Jon Firman Pandu Sampaikan Pesan Haru

23
×

198 CJH Kabupaten Solok 2026 Resmi Dilepas, Bupati Jon Firman Pandu Sampaikan Pesan Haru

Sebarkan artikel ini
Foto : Bupati Solok Jon Firman Pandu menghadiri pelebasan Jaamah Haji Kab. Solok (dok istimewa)

Solok, Relasipublik.com – Suasana khidmat menyelimuti Aula Lantai 1 Islamic Center Kabupaten Solok di Koto Baru, Sabtu (2/5/2026). Sebanyak 198 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Solok Tahun 2026 dilepas secara resmi dalam sebuah prosesi penuh haru, doa, dan harapan menuju Tanah Suci.

Di antara wajah-wajah penuh harap itu, terselip kisah perjuangan panjang. Ada yang menunggu bertahun-tahun, menabung sedikit demi sedikit, hingga akhirnya panggilan suci itu tiba. Momentum pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal perjalanan spiritual yang dinanti seumur hidup.

Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, hadir langsung melepas jamaah bersama unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Ny. Nia Jon Firman Pandu, Sekretaris Daerah Medison, serta jajaran OPD dan undangan lainnya. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah terhadap warganya yang akan menunaikan rukun Islam kelima.

Dalam laporan resmi, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Solok, Sesmadewita, menyebutkan bahwa 198 jamaah yang akan berangkat didominasi perempuan. Mereka terbagi dalam dua kelompok terbang, yakni Kloter 9 sebanyak 194 orang dan Kloter 14 sebanyak 2 orang.

Yang menarik, keberagaman usia jamaah mencerminkan semangat lintas generasi. Jamaah tertua berusia 86 tahun, sementara yang termuda berusia 25 tahun. Sebuah gambaran bahwa panggilan haji tak mengenal batas usia, hanya kesiapan dan kesempatan.

Selama kurang lebih sembilan bulan, para jamaah telah melalui berbagai tahapan persiapan, mulai dari administrasi hingga pemeriksaan kesehatan. Meski ada beberapa yang harus mengundurkan diri karena kondisi kesehatan, mayoritas jamaah dinyatakan siap berangkat.

“Alhamdulillah, jamaah kita dalam keadaan sehat dan siap berangkat. Kita berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Sesmadewita.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas keberangkatan para jamaah. Ia menegaskan bahwa ibadah haji adalah panggilan istimewa dari Allah SWT yang tidak semua orang mendapatkannya.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami merasa bangga dan bahagia dapat melepas Bapak dan Ibu untuk menunaikan ibadah haji. Ini adalah panggilan Allah SWT yang patut disyukuri,” ungkapnya.

Pesan penting juga disampaikan kepada seluruh jamaah. Bupati mengingatkan agar menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan baik agar pelaksanaan haji berjalan maksimal.

Tak hanya itu, ia juga menitipkan harapan besar kepada para jamaah untuk menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci. Doa pun diminta untuk Kabupaten Solok agar senantiasa menjadi daerah yang damai dan sejahtera.

“Doakan Kabupaten Solok menjadi kampung halaman yang diberkahi, aman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya,” tambahnya.

Puncak acara ditandai dengan pemasangan syal secara simbolis oleh Bupati kepada jamaah tertua dan termuda. Momen ini menjadi simbol penghormatan sekaligus doa restu dari pemerintah daerah kepada seluruh jamaah.

Di balik seremoni tersebut, tersimpan harapan besar: agar seluruh jamaah kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. Lebih dari itu, perjalanan ini diharapkan membawa perubahan spiritual yang berdampak tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat.

Keberangkatan 198 CJH Kabupaten Solok Tahun 2026 bukan hanya tentang perjalanan ke Tanah Suci, tetapi juga perjalanan hati menuju kedekatan dengan Sang Pencipta. Sebuah perjalanan yang dimulai dengan doa, dilepas dengan haru, dan diharapkan berakhir dengan kemuliaan. (A3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *