Kabupaten Tanah Datar

Diaspora Lintau Buo Didorong Jadi Motor Pembangunan, Pengukuhan IKLB Kuansing Sarat Pesan Politik dan Solidaritas

9
×

Diaspora Lintau Buo Didorong Jadi Motor Pembangunan, Pengukuhan IKLB Kuansing Sarat Pesan Politik dan Solidaritas

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Kuansing

Kehadiran Bupati Eka Putra dalam pengukuhan Ikatan Keluarga Lintau Buo (IKLB) IX Koto Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) bukan sekadar seremonial. Di balik agenda itu, tersirat pesan kuat: diaspora Minangkabau diminta tak hanya menjaga identitas, tetapi juga menjadi kekuatan nyata dalam pembangunan daerah tempat mereka berpijak.

Pengukuhan pengurus IKLB periode 2016–2031 yang digelar di Gedung Abdur Rauf Kuansing, Minggu (12/4), dipimpin langsung oleh Markarius Anwar selaku Ketua IKLB Provinsi Riau. Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, jajaran pejabat daerah, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Markarius menegaskan pentingnya loyalitas sosial diaspora terhadap daerah tempat tinggal. Ia mengingatkan filosofi klasik Minangkabau sebagai landasan sikap kolektif.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Saya titip dunsanak dan anak kemenakan di Kuansing untuk bersama-sama membantu Bupati membangun daerah ini,” tegasnya.

Nada serupa disampaikan Eka Putra. Ia secara terbuka “menitipkan” warga Tanah Datar kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing, sekaligus mendorong IKLB agar tidak hanya menjadi wadah nostalgia, tetapi juga kekuatan produktif.

“Terus jaga kekompakan, dukung penuh program pemerintah daerah Kuansing, dan kampung halaman juga tak dilupakan,” ujarnya.

Lebih jauh, Eka Putra menekankan pentingnya menjaga konektivitas antara rantau dan ranah. Ia memastikan pemerintah daerah siap memberi dukungan, baik bagi perantau di Riau maupun daerah lain.

Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby melihat organisasi seperti IKLB sebagai aset strategis, bukan sekadar simbol kekerabatan. Ia mengingatkan agar momentum pengukuhan tidak berhenti pada seremoni.

“Jangan jadikan pertemuan ini hanya sekadar berkumpul, tetapi harus menjadi ajang mempererat silaturahmi dan melestarikan nilai-nilai leluhur,” tegasnya.

Menurutnya, kekuatan sosial berbasis kekerabatan seperti IKLB memiliki potensi besar sebagai penggerak pembangunan, terutama dalam memperkuat solidaritas dan partisipasi masyarakat.

Pengukuhan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Yandrival pun diharapkan mampu menjembatani kolaborasi antara komunitas perantau dan pemerintah daerah, sebuah sinergi yang dinilai krusial dalam mendorong kemajuan Kuansing ke depan.

Acara ini turut dihadiri Ketua DPRD Kuansing Jufrizal, anggota DPRD, Ketua TP-PKK Kuansing Yulia Herma Suhardiman, serta sejumlah pejabat dari Tanah Datar dan Kuansing—menegaskan bahwa pengukuhan IKLB bukan sekadar agenda komunitas, melainkan panggung konsolidasi sosial dan politik yang tak bisa dipandang sebelah mata(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *