sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Bencana banjir bandang dan longsor akibat cuaca hidrometeorologi merusak sejumlah infrastruktur di Tanah Datar, terutama di Kecamatan Batipuh Selatan. Menyikapi hal itu, Arief Gajah Mada, Pangdam XX/TIB, menegaskan komitmen TNI membantu percepatan pemulihan.
Hal itu disampaikannya saat Safari Ramadan dan berbuka bersama di Markas Kodim 0307 Tanah Datar, Jumat (27/2/2026). Menurutnya, TNI telah terlibat dalam perbaikan jembatan dan sarana air bersih, termasuk melalui pembangunan jembatan Bailey dan Aramco.
“Di Tanah Datar baru dua titik pembangunan jembatan yang dibantu. Ini masih sedikit, kami harap ada usulan tambahan agar masyarakat terdampak bisa kembali hidup normal,” tegasnya.
Pangdam juga mengapresiasi sinergi Pemerintah Daerah dengan Forkopimda dalam pemulihan pascabencana, serta peran Dandim dan jajaran Babinsa yang menjadi ujung tombak di lapangan.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan terima kasih atas dukungan TNI dalam menghadapi bencana yang kerap melanda daerahnya, khususnya sepanjang 2024–2025.
“Berkat kerja sama semua pihak, termasuk jajaran TNI, musibah bisa kita lalui dengan baik. Atas nama masyarakat, kami sampaikan apresiasi,” ujarnya.
Eka Putra juga mengapresiasi program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Kecamatan Tanjung Emas yang dinilainya tak hanya menyentuh pembangunan fisik, tetapi juga pembinaan mental dan wawasan kebangsaan.
Kunjungan Pangdam ke Tanah Datar, menurut Bupati, menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat kolaborasi pemulihan daerah. Di tengah luka bencana, sinergi TNI dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting membangun kembali harapan masyarakat(d13)












