sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar
Bupati Eka Putra bersama Ketua TP PKK Lise Eka Putra berbuka puasa bersama masyarakat dan anak yatim di Masjid Nurul Iman, Nagari Batu Bulek, Minggu (8/3). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat memaknai Ramadan tidak hanya sebagai ibadah spiritual, tetapi juga sebagai latihan hidup sederhana.
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban itu turut dihadiri anggota DPRD Nursal Can, jajaran pemerintah daerah, Wali Nagari Batu Bulek, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta tokoh masyarakat setempat.
Mewakili pengurus masjid dan masyarakat, M. Nursal menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati di tengah kesibukannya memimpin daerah.
“Alhamdulillah, di tengah kesibukan beliau masih menyempatkan hadir berbuka bersama masyarakat dan anak yatim. Ini menjadi kebanggaan bagi kami,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Eka Putra menyampaikan bahwa dirinya selalu berupaya memenuhi undangan masyarakat selama tidak berbenturan dengan agenda penting pemerintahan. Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat Nagari Batu Bulek yang selama ini dikenal kompak dan menjaga kebersamaan.
Bupati juga mengajak masyarakat memanfaatkan sisa bulan Ramadan untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat kehidupan sosial keagamaan di tengah masyarakat.
“Terus ramaikan masjid, surau, dan musala dengan kegiatan keagamaan. Namun sebelum berangkat beribadah, pastikan rumah dalam kondisi aman, seperti pintu dan jendela terkunci serta kompor sudah dimatikan,” pesannya.
Selain itu, Eka Putra menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum melatih pengendalian diri, termasuk dalam pengelolaan keuangan keluarga. Menurutnya, semangat berpuasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari perilaku konsumtif.
“Saya berharap masyarakat bisa menahan nafsu untuk berbelanja. Gunakan uang secara bijak dan utamakan kebutuhan yang benar-benar prioritas,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Bupati berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian terhadap anak yatim, serta semangat kesederhanaan dapat terus terjaga sebagai bagian dari budaya masyarakat Tanah Datar(d13)












