Kabupaten Tanah Datar

Tambal Sulam Jalan di Salimpaung, PUPRP Tanah Datar Dikejar Waktu Jaga Akses Ekonomi

19
×

Tambal Sulam Jalan di Salimpaung, PUPRP Tanah Datar Dikejar Waktu Jaga Akses Ekonomi

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com //  Tanah Datar

Di tengah tuntutan mobilitas dan tekanan aktivitas ekonomi masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Tanah Datar bergerak cepat menambal titik-titik kerusakan jalan di ruas Simpang Lawang – Kandang Malabuang – Gunuang, Nagari Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpaung, Kamis (09/04/2026).

Melalui Bidang Bina Marga, langkah patching atau penambalan jalan ini bukan sekadar rutinitas teknis, melainkan respons atas kondisi infrastruktur yang mulai tergerus usia dan beban kendaraan. Lubang dan retakan yang selama ini menjadi keluhan pengguna jalan kini mulai ditangani, meski masih dalam skema pemeliharaan, bukan peningkatan total.

Di lapangan, pengerjaan terlihat melibatkan alat berat seperti mesin pemadat (roller) untuk memastikan daya rekat material lebih kuat dan hasil tambalan tidak cepat kembali rusak. Namun, upaya ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penanganan jalan di Tanah Datar masih bertumpu pada pola tambal sulam, bukan rekonstruksi menyeluruh.

PUPRP menegaskan, kegiatan ini bertujuan menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus memperlancar arus transportasi yang menjadi nadi pergerakan ekonomi masyarakat setempat. Ruas ini diketahui memiliki peran penting dalam konektivitas antarwilayah, terutama bagi distribusi hasil pertanian dan aktivitas harian warga.

Meski demikian, publik tentu berharap langkah pemeliharaan ini tidak berhenti pada solusi jangka pendek. Konsistensi dan keberlanjutan program peningkatan kualitas jalan menjadi kunci agar persoalan klasik—jalan rusak berulang—tidak terus menjadi siklus tahunan.

PUPRP Tanah Datar menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kemantapan jalan melalui pemeliharaan berkelanjutan. Tantangannya kini, bagaimana komitmen itu diterjemahkan dalam program yang lebih progresif, bukan sekadar menutup lubang, tetapi menghadirkan jalan yang benar-benar layak dan tahan lama(d13 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *