Kabupaten Tanah Datar

Pemkab Tanah Datar Jemput Bola ke Kemendikdasmen, Tegaskan Pendidikan Tak Boleh Jalan di Tempat

6
×

Pemkab Tanah Datar Jemput Bola ke Kemendikdasmen, Tegaskan Pendidikan Tak Boleh Jalan di Tempat

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Jakarta

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menunjukkan keseriusannya membenahi sektor pendidikan dengan langsung membawa berbagai persoalan strategis daerah ke meja pemerintah pusat. Dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar, Abdurrahman Hadi, bersama Asisten III dan Kepala BKPSDM Yusrizal serta jajaran OPD terkait dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, rombongan Pemkab Tanah Datar melakukan koordinasi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Rabu (6/5).

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Daerah tidak ingin persoalan pendidikan di Tanah Datar hanya berhenti pada evaluasi dan rapat internal semata. Pemkab memilih bergerak cepat, membangun komunikasi langsung dengan pemerintah pusat demi memastikan berbagai persoalan pendidikan mendapatkan solusi konkret dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, berbagai isu strategis pendidikan menjadi perhatian serius, mulai dari pemerataan tenaga pendidik, peningkatan kualitas guru, penguatan karakter peserta didik, keterbatasan sarana dan prasarana sekolah, hingga tantangan dunia pendidikan di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial masyarakat.

Sekda menegaskan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama pembangunan daerah yang tidak boleh diabaikan. Karena itu, pemerintah daerah harus hadir secara nyata, bukan sekadar sebagai regulator, tetapi sebagai penggerak perubahan.

“Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar memastikan seluruh anak di Tanah Datar memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan mampu menjawab tantangan zaman. Untuk itu, koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi langkah penting agar berbagai kebutuhan daerah dapat diakomodasi dalam kebijakan nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Tanah Datar terus berupaya memperkuat mutu pendidikan melalui berbagai langkah konkret, mulai dari peningkatan kompetensi guru, pembinaan sekolah, penguatan pengawasan, hingga dukungan anggaran yang berkelanjutan.

Tidak hanya fokus pada aspek akademik, Pemkab Tanah Datar juga menaruh perhatian besar terhadap pembentukan karakter generasi muda. Di tengah derasnya pengaruh digital dan perubahan sosial, sekolah dituntut tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga ruang pembentukan moral, disiplin, kreativitas, dan daya saing peserta didik.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, bersih, dan inklusif agar sekolah benar-benar menjadi tempat tumbuhnya generasi unggul yang berakhlak dan siap menghadapi masa depan.

Kunjungan ke Kemendikdasmen juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, terutama dalam pengembangan kurikulum, pemenuhan kebutuhan guru, bantuan sarana prasarana pendidikan, hingga penguatan program pendidikan karakter.

Langkah jemput bola yang dilakukan Pemkab Tanah Datar ini sekaligus menegaskan bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa dibangun dengan bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat agar pendidikan benar-benar menjadi jalan utama menciptakan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat di masa depan(d13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *